untitled
HOME
ARTIKEL:
Alternatif Mencari Lowongan Kerja
Memburu Lowongan Kerja
Fokus Wawancara Penerimaan Pegawai
Akses lowongan kerja TI dimana dan
kapan pun
Indonesia Masih Kekurangan 25.000
Tenaga Kerja TI
Bursa Lowongan Kerja Diserbu Pelamar
Serbuan Pencari Kerja di Indonesia
Bursa Kerja dan Pengangguran
Kualitas Pencari Kerja Masih Diragukan
Ketika Bursa Lowongan Kerja ke Daerah
Ribuan Pencari Kerja Berebut Lowongan
Kerja
30.000 Pekerja Terdidik Menganggur
Tergolong Tinggi, Pengangguran di
Surabaya
Antara Kualitas Pencari Kerja dan
Pasar Sering Tidak Klop
Sebanyak 11.020 Sarjana di Palembang
Menganggur
Pengangguran Tambah 1 Juta
Maksimalkan Fungsi Depnakertrans
Bersama Arus Balik Lebaran, Batam
Diserbu Pekerja Migran
Ramai-ramai Kuliah, Ramai-ramai Cari
Kerja
|
|
Bursa Lowongan Kerja Diserbu Pelamar
Medan, Kompas - Sedikitnya 1.100 pencari kerja
mencari lowongan kerja di Uniplaza Job Exhibition 2004 yang digelar selama dua
hari, 6-8 Agustus 2004, di Medan. Berdasarkan waktu pendaftaran yang ditutup 31
Juli, sedikitnya 4.000 pencari kerja telah mendaftarkan diri dalam bursa kerja
itu.
Namun, tidak disebutkan jumlah lowongan kerja yang tersedia selama pameran.
Pasalnya, meski ke-11 perusahaan tersebut mendeskripsikan jenis lowongan kerja
yang tersedia, mereka tidak bersedia menerima langsung berkas lamaran kerja yang
diajukan pengunjung.
Pendaftaran bertujuan untuk membatasi peserta yang mengikuti paket diskusi dan
seminar mengenai karier yang diadakan secara gratis oleh panitia akibat
keterbatasan daya tampung ruangan. Hal ini sebagai upaya mencegah menumpuknya
peserta di ruang pamer.
Situasi ini juga tercermin dalam Indonesia Karir Expo 2004 di Gedung Tennis
Indoor Senayan, Jakarta. Sedikitnya 1.000 pencari kerja yang mencari lowongan di
bursa kerja harus berdesak-desakan. Namun, setelah masuk ke arena bursa, banyak
dari para pencari kerja yang kecewa karena perusahaan yang membuka lowongan
hanya menerima lamaran kerja tanpa ada wawancara langsung.
Kali ini 60 perusahaan menyediakan 2.000 lowongan, padahal jumlah pengunjung
diperkirakan 30.000 orang. Lowongan yang tersedia mulai untuk lulusan SLTA
sampai sarjana (S1). Kebanyakan yang dibutuhkan adalah para pencari kerja yang
sudah memiliki pengalaman.
Pertama kali
Bursa kerja yang diadakan Asian Agri Group bekerja sama dengan Pusat Jasa
Ketenagakerjaan Universitas Sumatera Utara ini merupakan yang pertama kali
digelar di luar Pulau Jawa. Bursa ini bertujuan mempertemukan pencari kerja
dengan perusahaan yang membutuhkan.
"Kami sengaja membentuk kelompok kecil untuk pengunjung agar mereka bisa dengan
santai mengenali perusahaan peserta pameran dan mendapatkan informasi lowongan
kerja yang mereka inginkan. Jika tidak dibatasi, kami khawatir tidak
terkontrol," kata Corporate Affairs Director Asian Agri Group Djoko Oetomo
kepada Kompas di hari pertama bursa kerja di Medan.
Namun, para pengunjung kecewa karena tidak dapat mengajukan berkas lamaran
mereka pada bursa kerja tersebut. Pasalnya, para peserta pameran baru merekrut
tenaga kerja baru setelah pameran usai.
"Memang kami disuruh mengirim lamaran melalui e-mail atau pos ke alamat yang
mereka berikan dan jika ada penerimaan baru dipanggil. Tetapi, sebenarnya saya
berharap pameran ini sekaligus dengan proses penerimaan kerjanya sehingga
hasilnya bisa tampak," kata Susi, sarjana teknik mesin Universitas Sumatera
Utara.
Menurut Djoko, pihaknya berusaha menghindari terjadinya penumpukan pengunjung
pada gerai pameran di ruang pamer.
"Ini juga untuk menghindari timbulnya keributan akibat desak- desakan para
pengunjung selama pameran. Jadi, proses rekrutmen baru berlangsung setelah
pameran ini selesai," katanya.
Manajer Sumber Daya Manusia PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) Bennidictus
mengatakan, setiap tahun RAPP merekrut 100 sarjana yang baru lulus. Mereka
dibagi dalam empat-lima angkatan untuk dididik setiap tahun menjadi karyawan
yang andal.
Setelah membuka pameran Wali Kota Medan Abdillah mengatakan selama ini jumlah
pengangguran terbuka yang ada di Kota Medan bertambah 5 persen atau 100.000
penganggur setiap tahunnya. (HAM/ETA/TAV)
|